Sabtu, 04 April 2026

Iran Tembak Jatuh Pesawat Tempur F-15 Milik AS, Satu Pilot Belum Ditemukan

Foto ilustrasi. 

JAKARTA, GebrakNasional.Com - Pasukan Iran dan Amerika Serikat (AS) tengah mencari keberadaan seorang pilot jet tempur AS yang jatuh di Iran. 


Teheran mengatakan telah menembak jatuh pesawat tempur F-15 milik AS tersebut. 


Sementara media AS melaporkan pasukan khusus Amerika telah menyelamatkan salah satu dari dua awaknya, dengan satu awak lainnya masih hilang. 


Militer Iran juga mengatakan, pihaknya telah menembak jatuh pesawat militer A-10 milik AS di Teluk. Namun media AS mengatakan pilotnya telah diselamatkan. 


Komando Pusat AS tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang jatuhnya jet tempur F-15. 


Namun, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan bahwa Presiden AS telah diberikan informasi terkait hal itu.


Presiden AS, Donald Trump mengatakan kepada media NBC, bahwa jatuhnya F-15 tidak akan mempengaruhi negosiasi dengan Iran. 


"Tidak, sama sekali tidak. Tidak, ini perang," ujar Trump. 


Seorang Juru Bicara Komando Operasional Pusat Militer Iran mengatakan bahwa ebuah jet tempur musuh Amerika di wilayah udara Iran tengah telah dihantam dan dihancurkan oleh sistem pertahanan udara canggih Angkatan Udara IRGC. 


"Pesawat jet itu hancur total, dan pencarian lebih lanjut masih berlangsung," ujarnya, dilansir kantor berita AFP, Sabtu, 04 April 2026. 


Seorang reporter televisi Iran di saluran resmi lokal mengatakan, siapa pun yang menangkap awak pesawat itu hidup-hidup akan "menerima hadiah yang berharga". 


Militer AS telah mengumumkan hilangnya beberapa pesawat selama operasi di Iran, termasuk satu pesawat tanker yang jatuh di Irak dan tiga pesawat tempur F-15 yang ditembak jatuh secara tak sengaja oleh sistem pertahanan udara sekutunya, Kuwait. 


Perang di Iran telah meletus lebih dari sebulan yang lalu dengan serangan AS-Israel terhadap Iran yang menewaskan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. 


Ini memicu pembalasan Iran yang menyebarkan konflik ke seluruh Timur Tengah, mengguncang ekonomi global dan berdampak pada jutaan orang di seluruh dunia. (*/red)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis komentar

Berita Terbaru

Back to Top