Bengkulu // GebrakNasional.com – Penguatan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Pemasyarakatan jadi fokus utama kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Tonny Nainggolan, Bc.IP., S.H., M.H. di Rutan Kelas IIB Manna, Kamis 07 Mei 2026.
Didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Bengkulu Sudirwan, S.H., M.H., Kakanwil memberikan penguatan langsung kepada Kepala Rutan Kelas IIB Manna Hannibal, S.Sos., M.Si., pejabat struktural, dan seluruh pegawai.
Dalam penguatan tusi tersebut, Kakanwil menyampaikan sejumlah arahan strategis. Ia menegaskan barometer kualitas Rutan dapat dilihat dari tiga aspek. "Kebaikan suatu Rutan dapat dilihat dari kondisi dapur, klinik, serta straf cell. Di Rutan Manna ini sudah cukup baik. Klinik sehat karena tidak ada WBP sakit akibat lingkungan, dan straf cell hanya 1 WBP bermasalah. Artinya kamtib aman terkendali," ungkap Tonny Nainggolan.
Kakanwil juga menekankan soliditas jajaran. "Diperlukan kerja sama dan peran aktif seluruh pegawai. Tetap solid, saling mendukung, dan jaga kekompakan agar tusi berjalan baik. Setiap program positif Rutan harus didukung semua pegawai," pesannya.
Beberapa poin penguatan tusi yang disorot Kakanwil meliputi:
1. Bidang Kepegawaian: Kanwil akan upayakan solusi kekurangan pegawai via pemetaan ulang UPT se-Bengkulu. Penempatan BKO akan dievaluasi untuk penetapan SK selanjutnya.
2. Bidang Pengamanan & Sarpras: Kakanwil meluruskan tupoksi. "Tugas KPR dan pengamanan fokus pada kamtib, bukan ganti lampu atau perbaiki selokan. Itu ranah bagian umum sebagai pengelola BMN," tegasnya. Ia soroti penerangan pos jaga yang kurang dan minta segera penuhi kebutuhan dasar petugas seperti payung, sepatu bot, dan HT.
3. Bidang Program & Administrasi: Program pusat harus dijalankan aktif. Laporan operator wajib rutin minimal sebulan sekali. Kakanwil mengungkap penyebab Lapas/Rutan di Bengkulu belum WBK/WBBM karena keterlambatan data dukung. "Operator harus sigap. Permintaan pusat sering mendadak," ujarnya.
Menanggapi pertanyaan soal kenaikan grade, Kakanwil menjelaskan kewenangan kini di Setjen Kementerian Imipas dan usulan sudah diajukan namun belum ada keputusan.
Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si. menyatakan komitmen penuh. "Seluruh arahan penguatan Bapak Kakanwil akan kami tindaklanjuti dengan rencana aksi terukur. Mulai dari deteksi dini, Zero Halinar, optimalisasi lahan SAE, pembenahan BMN, hingga disiplin pelaporan. Terima kasih atas dukungan Kanwil," ujar Hannibal.
Kakanwil menutup dengan apresiasi atas kinerja Rutan Manna dan berpesan agar terus tingkatkan disiplin, deteksi dini gangguan kamtib, dan pelayanan publik yang humanis. Kegiatan penguatan tusi berlangsung aman dan lancar.
(Wie)
Tidak ada komentar:
Tulis komentar