Bengkulu // GebrakNasional.com – Rutan Kelas IIB Manna terus berkomitmen mewujudkan Zero Halinar. Sebanyak 10 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menjalani tes urine yang digelar di Klinik Pratama Rutan Manna, Kamis 07 Mei 2026 pukul 11.30 WIB.
Kegiatan dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Medi Ihwandi, S.E. dan dilaksanakan oleh Petugas Klinik Pratama Rutan Manna. Tes urine ini disaksikan langsung oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bengkulu Selatan serta Aparat Penegak Hukum (APH) Bengkulu Selatan dari Kodim 0408 Bengkulu Selatan, Kompi Senapan C Yonif 144/Jaya Yudha, dan Polres Bengkulu Selatan.
Pengambilan sampel urine dilakukan secara acak dengan pengawasan ketat petugas, tim medis, BNN, dan APH untuk menjamin keabsahan hasil. Tes urine menggunakan rapid test narkoba 6 parameter meliputi Metamphetamine, Amphetamine, THC, Morphine, Cocaine, dan Benzodiazepine.
Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si. menegaskan hasil tes urine menjadi indikator penting deteksi dini. "Dari 10 WBP yang dites, seluruhnya menunjukkan hasil negatif. Ini bukti Rutan Manna bersih dari penyalahgunaan narkoba," ujar Hannibal.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut Deklarasi Zero Peredaran Narkoba dan Handphone Ilegal sekaligus wujud sinergi dengan BNN dan APH. "Kami akan terus lakukan tes urine berkala dan insidentil, baik untuk WBP maupun petugas. Sinergi dengan BNN, Polres, Kodim, dan Yonif 144 akan terus diperkuat dalam program P4GN," tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi aman, tertib, dan kondusif. WBP kooperatif mengikuti seluruh rangkaian tes urine. Hasil tes didokumentasikan dalam Berita Acara Pemeriksaan dan ditandatangani Petugas Klinik, saksi dari BNN Kabupaten Bengkulu Selatan, APH, serta WBP yang bersangkutan.
Ke depan, Rutan Manna akan meningkatkan pengawasan kamar hunian, penggeledahan barang titipan, serta penyuluhan intensif bahaya narkoba sebagai komitmen memberantas narkoba dari dalam Lapas/Rutan.
(Wie)
Tidak ada komentar:
Tulis komentar