Kamis, 07 Mei 2026

Bukan Sekedar Lahan, SAE Rutan Manna jadi Senjata Baru Berantas Kerawanan Pangan

Bengkulu // GebrakNasional.com – Rutan Kelas IIB Manna tak mau hanya jadi tempat pembinaan biasa. Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) miliknya kini disiapkan jadi "senjata baru" untuk berantas kerawanan pangan sekaligus cetak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang produktif.

Komitmen itu terlihat saat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Tonny Nainggolan, Bc.IP., S.H., M.H., meninjau langsung lokasi Lahan Ketahanan Pangan SAE Rutan Manna pada Kamis, 07 Mei 2026. Peninjauan yang disaksikan jajaran APH Bengkulu Selatan dan awak media ini dipandu langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si.

Turut hadir Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Bengkulu Sudirwan, S.H., M.H., jajaran Kanwil, Pejabat Struktural Rutan, serta perwakilan dari Kodim 0408 Bengkulu Selatan, Kompi Senapan C Yonif 144/Jaya Yudha, dan Polres Bengkulu Selatan.

Lahan SAE tersebut akan disulap menjadi pusat kegiatan pertanian, perikanan, dan perkebunan bagi WBP. Tujuannya jelas: mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus jadi wadah pembinaan kemandirian.

Kakanwil Tonny Nainggolan menegaskan, SAE harus punya dampak ganda. "Selain sebagai wadah asimilasi dan edukasi bagi WBP, SAE juga harus mampu berkontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Libatkan sinergi dengan APH dan publikasikan secara positif melalui media," tegasnya.

Ia mengapresiasi kesiapan Rutan Manna dan berpesan agar pengelolaan lahan dilakukan produktif, berkelanjutan, dan melibatkan WBP secara aktif.

Karutan Manna Hannibal, S.Sos., M.Si. menyatakan siap gaspol menindaklanjuti arahan tersebut. "Perencanaan teknis sudah kami siapkan. Arahan Bapak Kakanwil akan langsung kami eksekusi. SAE Rutan Manna harus produktif, bukan cuma jadi pajangan. WBP harus terampil, hasilnya juga harus nyata untuk ketahanan pangan," ujar Hannibal.

Langkah konkret yang akan dilakukan Rutan Manna antara lain menyusun masterplan pemanfaatan lahan, koordinasi dengan Dinas Pertanian, Perikanan, Ketahanan Pangan, TNI, dan Polres untuk pendampingan teknis, menyiapkan sarana prasarana dan bibit, serta menggelar pelatihan keterampilan bagi WBP.

Peninjauan berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini menjadi bukti SAE Rutan Manna siap naik kelas: dari sekadar lahan menjadi motor penggerak pembinaan kemandirian WBP dan penopang ketahanan pangan.

(Wie)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis komentar

Berita Terbaru

Back to Top