Serang // GebrakNasional.com - Seorang pelajar berinisial JW (15), warga Kampung Pojok Al Barokah, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, meninggal dunia setelah tenggelam di Kolam Retensi 3, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Selasa (20/10/2026) malam.
Korban yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP itu tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di tengah kolam. Setelah dilakukan pencarian oleh petugas gabungan, korban ditemukan di dasar kolam sekitar pukul 19.00 WIB.
Kapolsek Curug AKP Saepudin menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban bersama enam temannya bermain di sekitar Kolam Retensi 3.
“Korban bersama enam rekannya kemudian menaiki perahu karet yang ada di pinggir kolam. Sesampainya di tengah, korban bersama dua temannya melompat ke air untuk berenang,” ujar Saepudin.
Nahas, korban diduga tidak bisa berenang sehingga kesulitan dan tenggelam. Dua temannya sempat berusaha menolong, namun gagal karena kelelahan.
“Kedua temannya sempat berusaha menolong korban. Namun karena kelelahan, keduanya tidak mampu menyelamatkan dan kembali naik ke perahu karet,” katanya.
Mendapat laporan tersebut, Polsek Curug bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) langsung melakukan pencarian dan evakuasi.
Korban akhirnya ditemukan di dasar kolam dan langsung dievakuasi. Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara sebelum direncanakan dibawa ke RSUD dr. Drajat Prawiranegara, Kabupaten Serang.
Kapolsek mengimbau masyarakat, terutama orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak saat bermain di sekitar perairan.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih berhati-hati. Jangan sampai anak-anak bermain atau berenang di kolam retensi atau lokasi yang membahayakan keselamatan, apalagi jika tidak bisa berenang,” tegasnya.
(Wie)
Tidak ada komentar:
Tulis komentar