Bengkulu // GebrakNasional.com – Bentuk kepedulian terhadap hak kesehatan warga binaan, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna Hannibal, S.Sos., M.Si melaksanakan kunjungan tanggap darurat ke Klinik Pratama Rutan Manna, Senin (27/07/2026) pukul 10.30 WIB.
Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung kondisi Warga Binaan Pemasyarakatan yang sedang menjalani perawatan intensif di klinik. Turut mendampingi Ns. Aprianto, S.Kep selaku petugas kesehatan Klinik Pratama.
Dalam kunjungannya, Karutan berkoordinasi langsung dengan petugas kesehatan terkait diagnosa, penanganan, dan perawatan yang diberikan kepada WBP.
"Bagaimana perkembangan pasien? Obat dan alat kesehatan tercukupi? Pastikan pelayanan berjalan sesuai standar," tanya Hannibal kepada Ns. Aprianto.
Karutan juga memastikan ketersediaan obat-obatan dan alat kesehatan di Klinik Pratama dalam kondisi siap pakai. Beliau memerintahkan agar pelayanan medis di Rutan terus ditingkatkan dan sesuai prosedur.
Selain meninjau, Karutan memberikan motivasi langsung kepada WBP yang sedang dirawat.
"Tetap semangat dan sabar dalam menjalani perawatan. Jaga kesehatan dan ikuti semua anjuran dari petugas kesehatan. Kami di sini hadir untuk memastikan hak kesehatan bapak-bapak terpenuhi," pesan Hannibal.
Di akhir kunjungan, Karutan menginstruksikan jajaran untuk terus memantau kondisi kesehatan WBP secara berkala.
"Jangan tunggu ada laporan. Lakukan pemantauan rutin. Jika ada perkembangan atau kondisi darurat, segera laporkan. Kesehatan WBP adalah tanggung jawab kita bersama," tegasnya.
Hasil kunjungan menunjukkan pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Rutan Manna berjalan dengan baik dan sesuai prosedur. WBP yang dirawat juga mengaku merasa diperhatikan dan mendapat dukungan moril dari petugas rutan khususnya tenaga medis.
Karutan menutup dengan menegaskan bahwa kunjungan ini adalah wujud nyata pemenuhan hak dasar warga binaan.
"Dengan monitoring langsung, kita pastikan tidak ada WBP yang terabaikan. Mari kita jaga agar Rutan Manna memberikan pelayanan kesehatan yang humanis dan profesional," tutup Hannibal.
(Wie)
Tidak ada komentar:
Tulis komentar