Serang // GebrakNasional.com - Polresta Serang Kota menerima kunjungan Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri dalam rangka kegiatan penelitian bertema “Optimalisasi Pelaksanaan Fungsi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Kewilayahan Ditinjau dari Aspek Sumber Daya, Mindset Personel dan Lembaga” yang dilaksanakan pada Kamis, 04/06/2026.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) tersebut berlangsung dengan melibatkan jajaran Polresta Serang Kota dan Polres Serang guna memperoleh masukan, data, serta gambaran kondisi pelaksanaan fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi di wilayah hukum masing-masing.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Puslitbang Mabes Polri Kombes Pol. Ida Bagus Made Winarta, S.I.K., M.M., Wakapolresta Serang Kota AKBP Winarno, S.H., S.I.K., Wakapolres Serang Kompol A. Surya K., S.H., S.I.K., M.I.K., Sekretaris Tim Puslitbang Mabes Polri Kompol Wibowo Saputra, S.Pd., S.I.K., para Pejabat Utama Polresta Serang Kota, Pejabat Utama Polres Serang, serta narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bintang Dwintya C., S.E., M.SE.
Dalam pelaksanaannya, tim peneliti melakukan diskusi dan pendalaman terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi di tingkat kewilayahan, mulai dari ketersediaan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pola pikir (mindset) personel, hingga dukungan kelembagaan dalam mendukung efektivitas penegakan hukum.
Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol. Ida Bagus Made Winarta menyampaikan bahwa penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala maupun hambatan yang dihadapi satuan kewilayahan dalam pelaksanaan tugas pemberantasan tindak pidana korupsi, sehingga dapat dirumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di masa mendatang.
Sementara itu, Wakapolresta Serang Kota AKBP Winarno menyambut baik kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh Puslitbang Polri. Menurutnya, hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus rekomendasi bagi Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan penegakan hukum kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh berbagai masukan dan solusi terhadap hambatan yang ada sehingga pelaksanaan tugas, khususnya dalam fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi, dapat berjalan lebih optimal dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan FGD berlangsung dengan interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, penyampaian masukan dari peserta, serta pengumpulan data penelitian yang nantinya akan menjadi bahan kajian Puslitbang Polri dalam menyusun rekomendasi kebijakan bagi peningkatan kinerja organisasi Polri di bidang pemberantasan tindak pidana korupsi. (Wie)
Tidak ada komentar:
Tulis komentar