Bengkulu // GebrakNasional.com – Masjid At-Taubah Rutan Kelas IIB Manna kembali dipenuhi lantunan Surat Yasin. Kamis, 11 Juni 2026 pukul 08.45 WIB, Warga Binaan Pemasyarakatan berkumpul mengikuti Yasinan Rutin Mingguan, sebuah program pembinaan kerohanian yang terus dijaga konsistensinya.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Staf Pembimbing Kerohanian Rutan Manna, Bima Aditya, S.Sy, bersama Dewan Kemakmuran Masjid At-Taubah. Dengan tertib, WBP mengikuti pembacaan ayat demi ayat, meresapi setiap maknanya.
Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa yasinan rutin ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, meningkatkan pembinaan kerohanian WBP sebagai bekal menjalani masa pidana. Kedua, menjadi sarana bagi WBP untuk mengirimkan doa kepada keluarga yang telah wafat.
“Selain mengasah keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi WBP untuk bermunajat. Mereka sama-sama berdoa agar dijauhkan dari segala bala, bencana, dan terjaga dalam iman, sehingga dapat menjalankan masa pidana dengan baik dan sabar,” jelas Hannibal.
Staf Pembimbing Kerohanian, Bima Aditya, S.Sy menambahkan, yasinan rutin bukan sekadar ritual baca Yasin. "Ini pembinaan hati. Lewat Surat Yasin, kami ajak WBP merenungi kehidupan, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah. Harapannya setelah bebas nanti, mereka jadi pribadi yang lebih kuat imannya dan bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat," ungkapnya.
Suasana khusyuk terasa sepanjang kegiatan. Dari blok hunian menuju mihrab, langkah WBP Rutan Manna menunjukkan perubahan. Pembinaan kepribadian berbasis spiritual ini diharapkan membentuk pribadi WBP yang lebih baik, bertakwa, dan siap kembali ke tengah masyarakat dengan akhlak mulia.
Rutan Manna berkomitmen melanjutkan program pembinaan kerohanian secara rutin. Karena perubahan besar, berawal dari hati yang terus diasah. (Wie)
Tidak ada komentar:
Tulis komentar