Bengkulu // GebrakNasional.com – Memanfaatkan momentum Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama pada tanggal 14 dan 15 Mei 2026, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Manna menggelar aksi gotong royong akbar. Mereka melakukan pembersihan total dan perbaikan fasilitas di Masjid At-Taubah yang berada di dalam lingkungan blok hunian rutan.
Aksi sosial produktif ini diinisiasi sebagai bentuk pengisian waktu luang secara positif sekaligus implementasi pembinaan kepribadian berbasis keagamaan bagi para warga binaan.
Sejak pagi hari, WBP tampak antusias membagi tugas. Fokus kegiatan meliputi pengecatan ulang dinding bangunan yang mulai kusam, pencucian karpet sajadah, penataan halaman, hingga perbaikan minor pada instalasi listrik dan sistem pencahayaan masjid agar lebih representatif saat digunakan untuk beribadah.
Jalannya kegiatan ini dipantau dan diarahkan langsung oleh Petugas JFU Pembimbing Kerohanian Rutan Manna, Bima Aditya, S.Sy. Ia memastikan aspek pembinaan mental spiritual tetap berjalan optimal meskipun di hari libur kedinasan.
"Kegiatan ini bukan sekadar menjaga kebersihan fisik tempat ibadah, tetapi juga menjadi sarana pembersihan hati bagi para WBP. Kami ingin menanamkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap rumah ibadah, sehingga proses hijrah dan pertobatan mereka di sini benar-benar tertanam kuat," ujar Bima Aditya di sela-sela pemantauan aktivitas WBP.
Guna menjaga situasi tetap kondusif, jalannya gotong royong ini dikawal ketat oleh personel Anggota Pengamanan Rutan Manna. Petugas pengamanan bersiaga di beberapa titik strategis dengan menerapkan pendekatan humanis, sehingga interaksi kerja bakti berjalan dengan aman, tertib, dan tanpa kendala.
Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas produktivitas dan sinergi yang ditunjukkan oleh jajaran petugas maupun warga binaan.
"Meskipun dalam situasi libur nasional, semangat pembinaan dan pengabdian tidak boleh surut. Melalui kegiatan perbaikan Masjid At-Taubah ini, kita ingin membentuk karakter WBP yang peduli dan religius. Saya sangat bangga melihat antusiasme mereka dan kesigapan petugas dalam mengawal jalannya kegiatan. Ini bukti nyata bahwa proses pemasyarakatan di Rutan Manna berjalan aktif dan berdampak positif bagi pembentukan mental warga binaan," tegas Hannibal.
Kini, Masjid At-Taubah Rutan Manna tampil dengan wajah baru yang lebih bersih, rapi, dan nyaman, siap menyambut aktivitas ibadah seluruh jemaah dengan suasana yang lebih khidmat. (Wie)
Tidak ada komentar:
Tulis komentar