Selasa, 07 April 2026

Polda Banten Tegaskan Rekrutmen Anggota Polri 2026 Terapkan Prinsip BETAH, Masyarakat Diminta Waspadai Calo

Serang // GebrakNasional.com – Polda Banten menegaskan komitmennya dalam melaksanakan proses seleksi calon Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama Tahun Anggaran 2026 secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH). Masyarakat pun diimbau agar tidak terpengaruh oleh praktik percaloan yang menjanjikan kelulusan di luar prosedur resmi.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan pengarahan Wakapolda Banten, Brigjen Pol Hendra Wirawan, yang mengikuti arahan Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Anwar, melalui Zoom Meeting dari Ruang Vicon Polda Banten pada Senin (06/04/2026). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dr. Ari Wibowo serta Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea.


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara terbuka dan tanpa biaya.
“Polda Banten berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh proses rekrutmen berjalan sesuai prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Kami tegaskan tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apa pun, serta tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun kecurangan dalam seleksi ini,” ujar Hendra.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan dan kesiapan masing-masing dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi. “Kami mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses ini. Percayalah pada kemampuan diri sendiri, karena kelulusan ditentukan oleh hasil kerja keras dan kompetensi, bukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Sementara itu, Irjen Pol Anwar menekankan bahwa rekrutmen Akpol merupakan bagian penting dalam membangun institusi Polri yang profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat. Seluruh panitia seleksi diminta konsisten menerapkan prinsip BETAH serta menutup celah praktik kecurangan. “Penerimaan Taruna/i Akpol Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan dengan prinsip BETAH dan hanya melalui satu jalur reguler yang diselenggarakan oleh SSDM Polri. Proses ini dipersiapkan untuk mencetak calon pimpinan Polri dalam 30 tahun mendatang yang mampu menginspirasi serta mengambil keputusan yang tepat dan efektif. Oleh karena itu, kita harus mampu menghasilkan perwira Polri yang berpikir strategis, inovatif, serta memiliki kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris. Selain itu, calon perwira juga harus komunikatif dengan berbagai pihak, serta adaptif dan edukatif dalam menghadapi dinamika tugas ke depan,” tegas Anwar.

Adapun tahapan seleksi Akpol, Bintara, dan Tamtama Tahun Anggaran 2026 telah dimulai sejak pendaftaran online dan verifikasi pada 9 hingga 30 Maret 2026. Tahapan selanjutnya meliputi penandatanganan pakta integritas, pemeriksaan administrasi awal, pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, ujian akademik, hingga berbagai tahapan lanjutan yang akan berlangsung sampai pertengahan tahun 2026 sebelum memasuki seleksi tingkat pusat.

Polda Banten berharap seluruh proses rekrutmen Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan dengan baik serta mampu menghasilkan calon anggota Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas tinggi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Bidhumas).

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis komentar

Berita Terbaru

Back to Top