Selasa, 14 April 2026

Insentif Diduga Tak Sesuai, Temuan Ulat Buah Picu Sorotan terhadap Dapur MBG Labuan 006 Caringin

Pandeglang // GebrakNasional.com — Sejumlah persoalan terkait pengelolaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Labuan 006 Caringin mencuat ke publik setelah adanya keluhan dari kader pelaksana serta penerima manfaat. Isu tersebut meliputi dugaan ketidaksesuaian insentif operasional hingga temuan makanan yang dinilai tidak layak konsumsi, Selasa (14/04/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah pihak di lapangan, salah seorang kader berinisial AS mengungkapkan adanya perbedaan antara nominal insentif operasional yang dijanjikan dengan realisasi yang diterima. Ia menyebutkan bahwa nilai yang semula diinformasikan sebesar Rp1.000 per porsi, pada praktiknya hanya diterima sebesar Rp400.

“Selain nominal yang tidak sesuai, beban kerja yang harus ditanggung juga cukup besar, sehingga dirasakan tidak sebanding,” ujar AS saat dikonfirmasi.

Persoalan lain turut disampaikan oleh penerima manfaat berinisial AI. Ia mengaku menemukan ulat dalam buah jeruk yang diterima sebagai bagian dari paket makanan. Temuan tersebut sebelumnya telah beredar luas di media sosial melalui sebuah video yang menjadi viral.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai standar kelayakan dan pengawasan dapur MBG di wilayah tersebut. Program yang sejatinya ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat itu dinilai perlu dievaluasi secara menyeluruh agar tetap memenuhi prinsip keamanan pangan.

AI pun meminta pihak terkait, termasuk Satuan Tugas (Satgas) MBG dan Badan Gizi Nasional (BGN), untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Perlu ada pengecekan langsung agar kejadian serupa tidak terulang dan kualitas makanan yang diberikan benar-benar terjamin,” kata AI.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola dapur MBG SPPG Labuan 006 Caringin maupun instansi terkait mengenai klarifikasi atas berbagai keluhan tersebut.

Pengawasan yang ketat serta transparansi dalam pengelolaan dinilai menjadi kunci penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program MBG, yang merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Wie/Red)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis komentar

Berita Terbaru

Back to Top