Jumat, 10 April 2026

2 Terluka Disabet Samurai, 7 Pelajar Diamankan Satu Ditahan di Polres Serang

Serang // GebrakNasional.com - Tim Unit Reskrim Polsek Carenang bersama personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang mengamankan tujuh pelajar yang diduga terlibat aksi tawuran di Jalan Raya Carenang–Gunung Kaler, tepatnya di Kampung Kidongdong, Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Kamis (9/4/2026).

Peristiwa tawuran tersebut mengakibatkan dua pelajar mengalami luka serius pada bagian kaki akibat sabetan senjata tajam jenis samurai. Kedua korban diketahui berinisial MA dan ES yang merupakan pelajar SMPN 2 Carenang.

Akibat luka yang diderita, kedua korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Banten untuk mendapatkan penanganan medis. Keduanya mengalami luka terbuka cukup parah di bagian kaki kanan.

Ketujuh pelajar yang diduga terlibat dalam aksi tawuran tersebut diamankan petugas di rumah masing-masing yang berada di wilayah Kecamatan Kibin dan Binuang, Kabupaten Serang, pada Jumat sore, 10 April 2026.

Dari hasil pemeriksaan dan gelar perkara, satu pelajar berinisial AB, 16 tahun, telah ditetapkan sebagai anak pelaku yang berhadapan dengan hukum atau tersangka. Ia diduga sebagai pelaku utama yang melakukan penyerangan menggunakan samurai.

Sementara enam pelajar lainnya masih berstatus sebagai saksi dan diwajibkan untuk melakukan wajib lapor guna kepentingan penyidikan lebih lanjut

Kasatreskrim Polres Serang Andi Kurniady ES menjelaskan bahwa peristiwa tawuran terjadi saat kedua korban dalam perjalanan pulang sekolah.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, saat korban MA dan ES pulang sekolah dengan menggunakan satu sepeda motor,” ujar Andi Kurniady kepada awak media Jumat, 10 April 2026.

Ia menambahkan, saat melintas di lokasi kejadian, korban berpapasan dengan kelompok pelaku yang datang dari arah berlawanan dan langsung melakukan penyerangan.

“Secara tiba-tiba pelaku yang masih di atas sepeda motor langsung menyabetkan samurai ke arah korban hingga mengenai kaki kanan kedua korban,” jelasnya.

Akibat serangan tersebut, kedua korban mengalami luka terbuka serius dan langsung mendapatkan pertolongan dari keluarga sebelum dibawa ke rumah sakit.

Lebih lanjut, Andi Kurniady mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian tersebut dengan melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi para pelaku.

“Setelah identitas pelaku diketahui, tim langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan tujuh pelajar yang terlibat. Barang bukti yang kami amankan berupa satu bilah samurai,” tegasnya.
(Wie)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis komentar

Berita Terbaru

Back to Top