Minggu, 15 Maret 2026

Arus Penyeberangan di Pelabuhan Merak dan Sekitarnya Terpantau Lancar

Cilegon // GebrakNasional.com - Pemantauan situasi arus penyeberangan di kawasan Pelabuhan Merak dan sekitarnya pada Jumat malam (14/03).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Danrem 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Direktur Eksekutif Regional 2 PT ASDP Vidon, General Manager (GM) ASDP Merak Umar Imran Batubara, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, serta Pejabat Utama Polda Banten. 

Dalam kesempatannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan situasi terkini di sejumlah pelabuhan di wilayah hukum Polda Banten. "Sampai dengan malam hari ini pukul 23.00 WIB, situasi di seluruh pelabuhan tersebut terpantau aman, lancar, dan kondusif. Aktivitas penyeberangan berjalan dengan baik dan terkendali," ujar Kapolda Banten. 

Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa Dalam pengelolaan arus kendaraan menjelang Lebaran tentu terdapat mekanisme yang berbeda dengan hari biasa. "Ketika kantong parkir di dalam kawasan pelabuhan Merak, khususnya dermaga 1 hingga 7, sudah penuh, maka telah disiapkan mekanisme penyekatan di Cikuasa Atas serta pengalihan kendaraan menuju buffer zone atau kantong parkir yang telah disiapkan," jelasnya. 

Kapolda Banten menuturkan bahwa beberapa buffer zone yang disiapkan berada di Kilometer 43 dan Kilometer 68 serta kantong parkir di kawasan Indah Kiat. “Lokasi tersebut mampu menampung sekitar 2.000 kendaraan dan penempatannya bukan kemacetan, melainkan bagian dari sistem pengaturan lalu lintas agar proses penyeberangan tetap berjalan tertib dan lancar,” tuturnya.

Kapolda Banten juga menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas dilakukan di Jalan Lingkar Selatan menuju Pelabuhan Ciwandan. “Kendaraan golongan 5 dan 6 diarahkan menunggu di jalur yang telah disiapkan karena kapasitas area Pelabuhan Pelindo terbatas, di mana area Holcim menampung sekitar 200 kendaraan dan area helipad sekitar 300 kendaraan,” jelasnya.

Selain itu, khusus untuk kendaraan roda dua, di kawasan Pelindo telah disiapkan tenda penampungan yang mampu menampung hingga 4.800 sepeda motor. "Apabila antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ciwandan telah melebihi sekitar 500 kendaraan, maka kendaraan tersebut akan diarahkan menunggu di jalur yang telah diatur sambil menunggu jadwal kapal yang telah disiapkan oleh ASDP," lanjut Irjen Pol Hengki. 

Kapolda Banten mengatakan apabila terjadi kepadatan antrean kendaraan yang signifikan untuk naik ke kapal menuju Pulau Sumatera atau Provinsi Lampung, maka akan diberlakukan delay system. "Sistem ini dilakukan dengan mengarahkan kendaraan menuju buffer zone di Kilometer 43 dan Kilometer 68 maupun kantong parkir lainnya hingga kondisi di pelabuhan kembali normal," kata Kapolda Banten. 

“Telah disiapkan kantong parkir khusus untuk kendaraan logistik golongan 7, 8, dan 9 di kawasan PT BAM yang mampu menampung hingga 4.000 kendaraan. Sementara kapasitas di dalam Pelabuhan Bandar Bakau Jaya sekitar 1.600 kendaraan, dan hingga malam hari ini baru terisi sekitar 50 persen atau sekitar 700 kendaraan,” ujar Kapolda Banten.

Diakhir, Kapolda Banten menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan selama pelaksanaan arus mudik Lebaran. “Kami juga terus melakukan pengawasan ketat terhadap peredaran narkoba. Sebelum pelaksanaan arus mudik, Polda Banten berhasil menyita 15 kilogram narkotika jenis sabu serta senjata api yang dibawa dari Provinsi Lampung menuju Pelabuhan Merak. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses pengembangan,” tutupnya. (Wie)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis komentar

Berita Terbaru

Back to Top