Cilegon // GebrakNasional.com – Satgas Pangan Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Satgas pangan Polda Banten serta UPT Pasar Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok Bapokting di sejumlah titik wilayah setempat.
Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga bapokting tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) serta stok tersedia. Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, pasar blok f kota cilegon, Kamis (5/2/2026) pagi.
mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bapokting tetap aman di pasar tradisional.
Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Yoga Tama S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok bapokting aman menjelang akhir tahun yang dilakukan setiap hari,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan di (Toko Della Makmur , pemilik penanggung jawab : Sdra. H. Rijal, alamat Jl. Ps kelapa blok f kota cilegon, toko Do'a Ibu, pemilik/penanggung jawab : Sdra. Dede, alamat jl. Ps kelapa blok f kota cilegon,
1. Nama Produsen/ Distributor/ Toko Besar/ Pedagang Pengececer/ Ritek Modern TOKO Della Makmur
2. Nama Pemilik/ Penanggung Jawab H. RIJAL
3. Nomor HP 087871310101
4. Alamat Jl. Pasar Blok F Kota Cilegon
5. Jenis Usaha ( Pedagang ecer )
6. Nomor Izin usaha ( - )
1. Beras Medium
- Harga jual di lapangan Rp. 13.500/ Kg.
- Harga HPP/HET/HAP (Rp. 13.500/Kg)
- Selisih -
- Keterangan : Sesuai.
2. Cabai Merah Keriting
- Harga jual di lapangan Rp. 35.000.-
Yoga Tama menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan stok bapokting di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.
“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya. (Wie)
Tidak ada komentar:
Tulis komentar