Selasa, 10 Februari 2026

Iran Siap Encerkan Kandungan Uranium jika AS Cabut Sanksi

Fasilitas nuklir Iran di Fordow


JAKARTA, GebrakNasional.Com - Otoritas Iran menyatakan siap untuk "mengencerkan" kadar uraniumnya yang sangat diperkaya, jika Amerika Serikat (AS) mencabut semua sanksi terhadap Teheran


Hal itu disampaikan setelah perundingan nuklir antara kedua negara dilanjutkan kembali pada 6 Februari, usai terhenti akibat perang Iran dan Israel tahun lalu.


Pernyataan terbaru Iran itu, seperti dilansir dari AFP, Selasa, 10 Februari 2026, disampaikan oleh Kepala Badan Energi Atom Teheran, Mohammad Eslami dalam pernyataannya yang dikutip kantor berita resmi IRNA News Agency, pada Senin, 09 Februari 2026, waktu setempat.


"Sebagai kesimpulan, menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan pengenceran kadar uranium yang telah diperkaya hingga 60 persen... Kepala Organisasi Energi Atom mengatakan bahwa hal ini bergantung apakah semua sanksi akan dicabut sebagai imbalannya," demikian seperti dilaporkan IRNA News Agency.


Tidak disebutkan lebih lanjut apakah pencabutan itu mencakup semua sanksi terhadap Iran, atau hanya sanksi yang dikenakan oleh AS saja.


Mengencerkan uranium yang diperkaya berarti mencampurnya dengan bahan campuran untuk mengurangi level pengayaan uranium tersebut, sehingga produk akhirnya tidak melebihi ambang batas pengayaan yang ditetapkan.


Sebelum AS dan Israel mengebom fasilitas-fasilitas nuklir Teheran pada Juni tahun lalu, Iran telah memperkaya uranium hingga 60 persen, jauh melebihi batas sebesar 3,67 persen yang diizinkan, berdasarkan perjanjian nuklir tahun 2015 yang sekarang sudah tidak berlaku lagi.


Negara-negara Barat, yang dipimpin AS, mencurigai Iran berupaya mengembangkan senjata nuklir. Tuduhan itu pun dibantah keras oleh Teheran. (*/red)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis komentar

Berita Terbaru

Back to Top