Jumat, 13 Februari 2026

Focus Group Discussion Aktualisasi Kepemimpinan Serdik Sespimmen 66 T.A 2026

Serang // GebrakNasional.com - Bertempat di Aula Wicaksana Laghawa, pada Jumat (13/02/2026), telah dilaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Aktualisasi Kepemimpinan Serdik Sespimmen 66 T.A 2026. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program pembelajaran strategis dalam rangka penguatan kepemimpinan dan transformasi organisasi di lingkungan Polri.

Dalam kegiatan tersebut, Siswa Serdik Sespimmen 66 T.A 2026, AKBP. Feby Harianto, S.H., S.I.K., M.I.K., memaparkan aktualisasi kepemimpinan dengan judul “Optimalisasi Pengawasan Penyelidikan dan Penyidikan Berbasis Digital Guna Menurunkan Komplain Masyarakat dalam Rangka Mewujudkan Polri yang Presisi.”

Paparan tersebut dilatarbelakangi oleh perkembangan kebijakan transformasi digital di lingkungan Polri yang mendorong penguatan sistem pengawasan, penyelidikan, dan penyidikan berbasis teknologi informasi sebagai bagian dari peningkatan tata kelola organisasi serta pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.

Dalam pemaparannya, AKBP Feby Harianto mengidentifikasi sejumlah permasalahan yang perlu mendapat perhatian, antara lain Keterampilan dan kompetensi SDM dalam penguasaan teknologi digital, Integrasi sistem yang belum optimal antar fungsi, Ketersediaan dan kesiapan infrastruktur teknologi informasi, Aspek keamanan dan perlindungan data, Penguatan kerja sama lintas fungsi dan instansi terkait.

Ia menegaskan bahwa optimalisasi pengawasan berbasis digital merupakan langkah strategis untuk meningkatkan transparansi proses penyelidikan dan penyidikan, sehingga mampu menekan angka komplain masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Pada kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Polresta Serang Kota, Kompol. Alfano Ramadhan, S.I.K., M.H., M.Si., menyampaikan bahwa Satuan Reserse Kriminal Polresta Serang Kota senantiasa memberikan pelayanan secara profesional dan berintegritas dalam setiap laporan yang disampaikan oleh masyarakat.

Penyidik bekerja secara profesional dalam menyelesaikan perkara hingga dinyatakan lengkap (P21) dan diterima oleh pihak kejaksaan. Lebih lanjut disampaikan bahwa di era digitalisasi saat ini, masyarakat juga telah diberikan kemudahan untuk mengakses perkembangan perkara melalui aplikasi e-Management Penyidikan yang telah diterapkan sejak tahun 2018, dan Aplikasi Polri Presisi SP2HP online tahun 2022. Namun demikian, pemanfaatannya dinilai masih belum optimal sehingga diperlukan penguatan sosialisasi, integrasi sistem, serta peningkatan kapasitas personel.

Hadir dalam kegiatan diskusi internal Polri pejabat utama Polresta Serang Kota Kasat Reskrim, Kasiwas, Perwira Logistik, Sikum, Sihumas, sikeu. Eksternal Dinas Kominfo, wartawan, perwakilan Mahasiswa dan masyarakat.

Melalui kegiatan FGD ini diharapkan lahir berbagai masukan konstruktif guna mendukung terwujudnya sistem pengawasan penyelidikan dan penyidikan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan semangat transformasi menuju Polri yang Presisi.

(Wie)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis komentar

Berita Terbaru

Back to Top