Cilegon // GebrakNasional.com - Polres Cilegon Polda Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak kuartal III. Kegiatan berlangsung pada Minggu, 27 Juli 2025, bertempat di lahan kelompok tani Harapan Mulya, Kampung Kadu Bajo, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.
Dipimpin langsung oleh Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si., kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Cilegon, TNI, aparat desa, hingga tokoh pertanian lokal. Turut hadir Wakapolres Cilegon Kompol Rifki Seftirian Yusuf, Kabag SDM Kompol Hj. Bhakti Yasa Saputri, Danramil Cinangka AKP Inf. M. Ilyas, Kepala Desa Sindanglaya M. Anwar, serta Ketua Poktan Harapan Mulya, Andi Mulyadi.
Penanaman jagung ini menjadi bagian dari strategi besar mendukung program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya pada aspek ketahanan pangan dan menuju swasembada jagung nasional. Dalam skema kerja sama antara Polri dan Kementerian Pertanian, target nasional mencakup lahan penanaman seluas 1 hingga 1,7 juta hektare, yang diproyeksikan dapat meningkatkan produksi jagung nasional hingga 25% atau sekitar 4 juta ton.
Kegiatan ini juga mengandung semangat kolaborasi antara berbagai elemen seperti TNI, pemerintah daerah, kelompok tani, penyuluh pertanian, serta organisasi masyarakat, guna memastikan program berjalan inklusif dan berkelanjutan. Polri hadir bukan hanya sebagai pelaksana keamanan, tapi juga sebagai fasilitator pertumbuhan sektor pangan.
Kapolres Cilegon dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menjawab tantangan kebutuhan pangan nasional. Selain membantu dalam tahap penanaman, Polres Cilegon juga memberikan dukungan berupa bantuan pupuk jenis NPK untuk mendukung pertumbuhan tanaman jagung di wilayah tersebut.
Penanaman jagung ini juga berkontribusi dalam penyediaan bahan baku pakan ternak, yang nantinya digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis yang digagas pemerintah. Dengan begitu, hasil pertanian yang ditanam hari ini akan berdampak langsung pada perbaikan gizi masyarakat ke depan.
Lebih dari sekadar penanaman, kegiatan ini merupakan bagian dari visi besar untuk mendorong kemandirian pangan, memperkuat ekonomi desa, dan menjadikan sektor pertanian sebagai tulang punggung masa depan Indonesia.
(Wie)



Tidak ada komentar:
Tulis komentar