Sabtu, 28 Juni 2025

Iran Ucapkan Terima Kasih Atas Dukungan China Usai Perangi Israel

Serangan Rudal Iran menghantam kawasan permukiman Be'er Sheva, Israel. 

JAKARTA, GebrakNasional.Com Iran dan Israel mengakhiri perang selama 12 hari setelah kesepakatan gencatan senjata.


Iran juga mengucapkan terima kasih kepada China atas dukungan selama konflik panas.


Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan Iran, Aziz Nasirzadeh dalam kunjungannya ke China pekan ini. 


Aziz Nasirzadeh merupakan salah satu dari sembilan Menteri Pertahanan yang menurut media pemerintah China menghadiri pertemuan Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) di Qingdao, China yang dimulai pada Rabu, 25 Juni 2025.


Ini merupakan perjalanan luar negeri pertama Nasirzadeh sejak perang 12 hari dengan Israel, yang hampir berujung pada konflik skala global yang meluas.


Kantor berita Xinhua melaporkan, Nasirzadeh menyampaikan ucapan terima kasih kepada China atas pengertian dan dukungannya terhadap sikap sah Iran.


Dia juga mengatakan, Iran berharap China akan terus menegakkan keadilan dan memainkan peran yang lebih besar dalam mempertahankan gencatan senjata saat ini dan meredakan ketegangan regional.


Diketahui, Beijing mengecam serangan Israel ke Iran pada 13 Juni, yang menewaskan para pemimpin militer dan memicu konflik baru-baru ini.


Beijing juga menyampaikan kecaman keras atas campur tangan Amerika Serikat (AS) dalam konflik tersebut dan pengeboman terhadapi fasilitas nuklir Iran.


China merupakan salah satu pendukung diplomatik dan ekonomi utama Iran, dan telah memperdalam kerja sama dengan Teheran dalam beberapa tahun terakhir. Kedua negara telah mengadakan latihan angkatan laut bersama dan merupakan pembeli energi terbesar Iran.


Namun, Beijing dinilai belum berminat untuk terlibat lebih jauh dalam konflik di luar upaya diplomatik.


Ketika ditanya dalam jumpa pers rutin Kementerian Pertahanan China pada Kamis, 26 Juni 2025, apakah Beijing akan mempertimbangkan untuk memberikan dukungan militer material kepada Iran, Juru Bicara Kementerian, Zhang Xiaogang mengatakan kepada CNN bahwa China bersedia bekerja sama dengan semua pihak untuk memainkan peran konstruktif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah. (*/red)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis komentar

Berita Terbaru

Back to Top