Serang // GebrakNasional.com – Memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Patuh Maung Tahun 2026, Polres Serang terus mengintensifkan kegiatan penertiban dan edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan kepatuhan serta kedisiplinan dalam berlalu lintas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 27 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB, bertempat di Jembatan Sentul, Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 56 personel dengan penanggung jawab Kapolres Serang, AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi, S.H., S.I.K., M.Si.
Apel pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026 dipimpin oleh IPDA Sigit Prayogi, S.H., selaku Kasatgas Gakkum Operasi Patuh Maung Tahun 2026, sebagai bentuk kesiapan personel dalam melaksanakan tugas di lapangan.
Operasi Patuh Maung 2026 merupakan bagian dari operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kepatuhan, dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Dalam pelaksanaan operasi pada hari kedua ini, petugas masih menemukan sejumlah pelanggaran, di antaranya pengendara yang tidak menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara serta kendaraan angkutan yang membawa muatan melebihi kapasitas. Temuan tersebut menjadi perhatian petugas untuk terus meningkatkan pengawasan sekaligus memberikan edukasi kepada para pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas.
Polres Serang mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengendara, agar selalu melengkapi perlengkapan keselamatan, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, menggunakan sabuk keselamatan bagi pengemudi mobil, serta memastikan kendaraan tidak membawa muatan melebihi kapasitas yang telah ditentukan.
Melalui Operasi Patuh Maung 2026, Polres Serang berharap tumbuh kesadaran masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam berkendara, bukan semata-mata karena adanya petugas atau kegiatan penertiban.
Polisi bersama masyarakat mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan. (Wie)
Tidak ada komentar:
Tulis komentar