![]() |
| Kepala BRIN, Arif Satria. |
JAKARTA, GebrakNasional.Com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan segera melakukan uji coba pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), dengan memanfaatkan tepung atau pati singkong yang dicampurkan amonium polifosfat (APP).
"Ya kami sudah siap ini. Jadi minggu ini kami sudah siap, kami kemarin sore sudah koordinasi dengan TNI AU ya dan pasukan sudah siap semua," kata Kepala BRIN, Arif Satria kepada wartawan sebelum Rapat Terbatas (Ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026.
Menurut Arif, BRIN telah mendapatkan bahan baku untuk APP yang akan dicampurkan dengan pati singkong.
APP tersebut, kata Arif, juga telah menjalani pengujian di lokasi atau on-site.
“Yang singkong itu, kan harus ada APP-nya itu ya. Nah, APP-nya kita sudah dapatkan, yang sudah diuji on-site. Nah kemarin juga sudah kita laporkan juga. Sudah kita laporkan bahwa ini sudah siap untuk diuji di lapangan,” ujar dia.
Selain itu, kata Arif, bahwa BRIN juga akan mencoba beberapa inovasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyebarkan material Dumikron, yakni partikel NaCl berukuran 2-5 mikron. Kemudian, juga uji coba teknologi Cloud Seeding Agent Tube (coSAT) yang merupakan bahan semai yang dikembangkan untuk keperluan OMC dan dry ice.
“Jadi Insya Allah kita akan mencoba untuk beberapa inovasi ya, terkait dengan OMC untuk dumikron, nah ya. Kemudian teknologi coSAT ya, kemudian teknologi dry ice. Nah dry ice kan sudah, sudah dipakai ya di lapangan, sudah beberapa hari ini,” ujar dia.
Saat ini, kata Arif, BRIN telah melakukan kolaborasi dengan TNI AU, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hingga Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mempercepat uji coba sejumlah teknologi baru dalam penanganan Karhutla.
“Jadi saya yakin, insyaallah kolaborasi kita dengan TNI AU, dengan BNPB, dan juga dengan BMKG ini, serta Kemenhub. Saya, Insya Allah besok juga akan ada pertemuan dengan Menhub ya, untuk mempercepat proses ini juga,” ujarnya. (*/red)

Tidak ada komentar:
Tulis komentar