Sabtu, 05 September 2026

Mendagri Tito Ajak Pemda dan Forkopimda Galakkan Gerakan Indonesia ASRI

Mendagri M. Tito Karnavian dalam ajang Apresiasi Pemda Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Kalimantan di Hotel Platinum, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis, 03 September 2026. 

JAKARTA, GebrakNasional.Com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mengajak Pemerintah Daerah (Pemda) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (Asri). 


Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong terciptanya lingkungan perkotaan yang bersih dan tertata, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. 


"Beliau (Presiden) ingin agar kita, semua program, pusat dan daerah, untuk membuat kota menjadi bersih. Artinya, pengurangan sampah, baik dari hulu, semenjak di rumah tangga, maupun di hilir,” kata Tito dalam rilis persnya dikutip, Jumat, 04 September 2026. 


Hal tersebut disampaikan Tito dalam ajang Apresiasi Pemda Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Kalimantan di Hotel Platinum, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis, 03 September 2026. 


Tito menegaskan, persoalan sampah perlu ditangani secara menyeluruh, mulai dari sumber hingga pengelolaannya di hilir. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengolah sampah menjadi energi. 


Selain itu, ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga mendorong penanganan sampah melalui konsep 3R, yakni reduce, reuse, dan recycle. 


Upaya tersebut dapat diperkuat melalui kegiatan korve atau kerja bakti secara gotong royong yang selama ini telah dilakukan oleh sejumlah instansi. 


Menurut Tito, Pemda memiliki kewenangan serta peran strategis untuk memastikan gerakan Indonesia Asri berdampak nyata. 


Dia mengatakan, keterlibatan seluruh jajaran pemda secara rutin dapat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih. 


"Kalau semua kepala daerah, seluruh gubernur-gubernur, bupati, wali kota semua membuat kebijakan yang sama, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) semua membuat kebijakan yang sama, bersihlah sebagian,” ujarnya. 


Selain persoalan sampah, Tito juga mengatakan bahwa Presiden Prabowo juga memberikan perhatian terhadap kerapian tata kota, termasuk penataan media promosi di ruang publik. 


"Presiden meminta pemasangan spanduk dan baliho dilakukan secara lebih tertib dengan tetap memperhatikan estetika," ujarnya. 


Menurutnya, penataan tersebut dapat mengacu pada praktik di negara-negara maju, misalnya dengan memanfaatkan videotron sebagai media promosi sehingga tata ruang kota tetap terlihat rapi dan indah. 


Perhatian terhadap kebersihan dan lingkungan tersebut turut tercermin dalam ajang Apresiasi Pemda Berprestasi Tahun 2026 Batch II yang memasukkan kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. 


Tito berharap, kategori tersebut dapat mendorong pemda untuk terus memperkuat kualitas pengelolaan sampah serta menciptakan lingkungan yang lebih baik. 


“Tadi saya barusan diskusi dengan Ibu Wini (Kepala BPS), beliau meminta dimasukkan satu lagi (kategori penilaian), yaitu masalah pertumbuhan ekonomi karena pertumbuhan ekonomi daerah juga perlu dan semua pemda paham cara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Biar nanti sama-sama belajar,” pungkasnya. (*/red)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis komentar

Berita Terbaru

Back to Top