Bengkulu // GebrakNasional.com - Dalam rangka mengantisipasi dan mencegah peredaran narkotika serta penggunaan telepon seluler (HP) ilegal di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Manna, jajaran Rutan Kelas IIB Manna melaksanakan razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Aron Sebastian, S.IK., S.H., M.H., Pjs. Dandim 0408/Bengkulu Selatan Kaur Kolonel Aswin, Kepala BNNK Bengkulu Selatan Edi Marpaung, serta Dansat Brimob yang diwakili oleh Dan Kompi C IPDA Irawadi.
Sebelum pelaksanaan razia, dilakukan apel dan gelar pasukan sebagai bentuk kesiapan personel sekaligus penyampaian arahan terkait pelaksanaan kegiatan agar berlangsung aman, tertib dan sesuai dengan ketentuan.
Dalam razia gabungan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari 37 personel Polres Bengkulu Selatan yang berasal dari Satresnarkoba, Satreskrim, Paminal, Provost dan personel Polwan, satu regu personel Brimob, 12 personel BNNK Bengkulu Selatan, serta 10 personel Kodim 0408/Bengkulu Selatan Kaur yang terdiri dari unsur Intel/anggota tertutup dan Provost.
Razia dilakukan dengan menyasar badan WBP, kamar hunian dan lingkungan Rutan Kelas IIB Manna. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan adanya barang-barang terlarang, khususnya narkotika dan HP ilegal, yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Rutan.
Selain pemeriksaan kamar dan lingkungan, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), baik tahanan maupun narapidana, serta petugas pengamanan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan narkotika.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan barang terlarang berupa narkotika maupun barang-barang yang menjadi sasaran pemeriksaan. Sementara itu, hasil tes urine terhadap WBP dan petugas yang diperiksa menunjukkan hasil negatif.
Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Aron Sebastian, S.IK., S.H., M.H., menyampaikan bahwa hasil kegiatan tersebut menunjukkan kondisi Rutan Kelas IIB Manna dalam keadaan aman dan kondusif. Namun demikian, menurutnya, pengawasan dan pemeriksaan secara berkala tetap perlu dilakukan sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini.
«“Dari hasil razia yang kita laksanakan bersama-sama hari ini, tidak ditemukan narkotika maupun barang terlarang yang menjadi sasaran pemeriksaan. Hasil tes urine yang dilakukan juga menunjukkan negatif. Ini merupakan hasil yang baik, namun bukan berarti pengawasan dapat dihentikan. Sinergi dan pemeriksaan secara berkala perlu terus dilakukan sebagai langkah antisipasi dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” ujar Kapolres Bengkulu Selatan.»
Kapolres juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara Rutan dengan TNI, Polri, BNNK dan unsur terkait menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan serta mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kelas IIB Manna Hannibal, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran APH yang telah mendukung pelaksanaan razia gabungan tersebut.
«“Razia gabungan ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus bentuk sinergi Rutan Kelas IIB Manna bersama APH dalam mencegah masuk dan beredarnya narkoba maupun HP ilegal di dalam Rutan. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan narkotika dan hasil tes urine negatif. Namun pengawasan akan terus dilakukan secara konsisten untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Hannibal.»
Sinergi antara Rutan Kelas IIB Manna, Polres Bengkulu Selatan, BNNK Bengkulu Selatan, Kodim 0408/Bengkulu Selatan/Kaur dan Brimob diharapkan dapat terus diperkuat dalam rangka mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, bebas dari peredaran HP ilegal, serta aman dan kondusif. (Wie)
Tidak ada komentar:
Tulis komentar