Bengkulu // GebrakNasional.com - Gemuruh sorakan dan tepuk tangan menggema di Lapangan Futsal Rutan Kelas IIB Manna pada Minggu pagi, 09 Agustus 2026. Ribuan pasang mata tertuju pada partai puncak Turnamen Futsal Rutama Cup I Antar Instansi Se-Wilayah Bengkulu Selatan - Kaur. Di bawah terik matahari dan semangat HUT RI Ke-81, Tim PGRI I akhirnya keluar sebagai juara setelah menundukkan Tim Polres Bengkulu Selatan melalui adu penalti dramatis dengan skor 3 - 2.
Pertandingan final benar-benar menyajikan tontonan berkelas. Sejak menit awal kedua kesebelasan bermain ngot. PGRI I mengandalkan umpan-umpan cepat dan kerjasama tim, sementara Polres Bengkulu Selatan mengandalkan kecepatan individu dan pressing ketat. Gol demi gol tercipta, membuat skor terus berubah. Ketika peluit tanda berakhirnya waktu normal dibunyikan, skor imbang 5 - 5. Ketegangan terasa sampai ke tribun. Para pendukung berdiri, berteriak memberi dukungan, dan sebagian WBP Rutan Manna ikut bersorak dari area yang telah ditentukan.
Adu penalti pun menjadi penentu. Lima penendang maju dengan beban berat di pundak. Ketenangan PGRI I membuahkan hasil. Tiga dari empat penendang berhasil menaklukkan kiper lawan. Sementara Polres harus mengakui keunggulan lawan setelah dua tendangannya gagal. Saat tendangan terakhir PGRI I masuk ke gawang, seluruh tim langsung berhamburan ke tengah lapangan, berpelukan, dan sujud syukur. Gelar juara resmi menjadi milik PGRI I.
Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si, yang hadir langsung di pinggir lapangan menyampaikan rasa bangganya. "Alhamdulillah, Rutama Cup I berjalan lancar, aman, dan meriah. Turnamen ini kita gelar dalam rangka menyemarakkan HUT RI Ke-81. Lebih dari sekadar pertandingan, ini adalah ruang kita untuk mempererat tali silaturahmi antar instansi se-Bengkulu Selatan dan Kaur. Untuk Warga Binaan, ini juga bentuk pembinaan. Mereka melihat bagaimana sportivitas, kerja keras, dan kebersamaan itu dibangun di lapangan," ujarnya.
Jalan terjal menuju final juga penuh cerita. Di babak semifinal, Polres Bengkulu Selatan harus bekerja ekstra keras untuk mengalahkan rival sekota, Kodim Bengkulu Selatan. Duel penuh gengsi itu dimenangkan Polres sehingga berhak melaju ke partai puncak. Di sisi lain, PGRI I tampil percaya diri dan berhasil mematahkan perlawanan Kejari Kaur.
Sebelum final, terlebih dulu digelar perebutan Juara 3. Kejari Kaur dan Kodim Bengkulu Selatan bermain ngot untuk mengamankan posisi di podium. Akhirnya Kejari Kaur yang keluar sebagai pemenang dan berhak atas Juara 3.
Di babak perempat final, kompetisi juga berjalan sengit. Kodim Bengkulu Selatan menunjukkan dominasinya dengan membungkam Pengadilan Negeri Manna 4 - 0. PGRI I tampil trengginas dan menghajar Damkar 7 - 2. Polres Bengkulu Selatan tidak kalah tajam saat melumat PGRI II 7 - 2. Sementara Kejari Kaur berhasil menyingkirkan tuan rumah Rutama dengan skor 2 - 1.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Rutan Kelas IIB Manna beserta jajaran, seluruh atlet dari tim yang lolos ke semifinal dan final, Panitia Rutama Cup I, dan Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Kelas IIB Manna yang antusias menyaksikan jalannya pertandingan.
Berakhirnya Rutama Cup I menjadi penanda bahwa olahraga adalah bahasa pemersatu. Lewat keringat, gol, dan sorakan di lapangan, sinergitas antar instansi semakin kuat. Semangat kebersamaan ini diharapkan terus hidup dan menjadi agenda rutin setiap tahun untuk memeriahkan kemerdekaan Republik Indonesia. (Wie)
Tidak ada komentar:
Tulis komentar