Cilegon // GebrakNasional.com - Upaya menghadirkan Polri di tengah masyarakat terus digencarkan Polres Cilegon. Melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa, Polres Cilegon memberikan pembekalan kepada siswa baru SMK 1 Fatahillah Kota Cilegon tentang bahaya narkoba, tata tertib berlalu lintas, serta pencegahan kenakalan remaja, Selasa (14/07/2026).
Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamanbaru Aipda Edianto bersama Babinsa Kelurahan Tamanbaru Sertu Sariadi menjadi pemateri langsung di hadapan para siswa baru.
Materi yang disampaikan menyoroti tiga poin utama yang saat ini menjadi atensi Polri.
Pertama, bahaya penyalahgunaan narkoba. Para siswa diingatkan bahwa narkoba dapat merusak masa depan, prestasi, dan kesehatan.
Kedua, tertib berlalu lintas. Petugas menegaskan larangan berkendara bagi anak yang belum cukup umur sesuai UU Lalu Lintas. Batas minimal usia mengemudi adalah 17 tahun dan wajib memiliki SIM. Siswa juga diimbau agar berangkat ke sekolah diantar orang tua demi keselamatan.
Ketiga, pencegahan kenakalan remaja. Siswa diajak untuk mematuhi tata tertib sekolah, menjauhi tawuran, bullying, dan kegiatan negatif lainnya.
"Kami hadir bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk mengayomi dan membekali adik-adik sejak awal masuk sekolah. Dengan disiplin, jauh dari narkoba, dan tertib berlalu lintas, kita bisa wujudkan generasi Cilegon yang sehat dan berprestasi," ujar Aipda Edianto dalam pemaparannya.
Hal senada disampaikan Sertu Sariadi. Ia mengajak sinergi antara sekolah, orang tua, TNI-Polri, dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan membina para pelajar.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di sekolah ini mendapat sambutan positif dari pihak SMK 1 Fatahillah. Diharapkan pembekalan seperti ini dapat rutin dilakukan agar nilai disiplin dan kesadaran hukum tertanam sejak dini kepada peserta didik.
Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga Melalui Kapolsek Ciwandan Polres Cilegon Polda Banten KOMPOL Achri Dwi Yunito menegaskan komitmennya untuk terus aktif turun ke sekolah-sekolah. Tujuannya satu: menjadikan Cilegon sebagai kota yang aman, tertib, dan bebas dari pengaruh negatif. (Wie)
Tidak ada komentar:
Tulis komentar