Senin, 20 Juli 2026

Dilepas Rektor Universitas bina bangsa, Kelompok 34 KKM UNIBA 2026 Resmi Memulai Pengabdian di Desa Kendayakan, Siap Hadirkan Program Berdampak bagi Masyarakat

Serang // GebrakNasional.com – Universitas Bina Bangsa (UNIBA) secara resmi melepas 2.000 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun 2026 dalam sebuah upacara yang berlangsung di Lapangan Kampus A Universitas Bina Bangsa, Senin (13/7/2026). 

Pelepasan tersebut menjadi penanda dimulainya program pengabdian mahasiswa yang akan dilaksanakan di berbagai wilayah Provinsi Banten selama kurang lebih 40 hari.

Mahasiswa peserta KKM akan diterjunkan ke enam kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, dan Kota Cilegon. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus berkontribusi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan pelepasan dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Universitas Bina Bangsa Prof. Dr. H. Furtasan Ali Yusuf, S.E., S.Kom., M.M., Ketua Yayasan Universitas Bina Bangsa Dra. Hj. Sakti Andayani, M.Pd., Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Zaenal Mutaqin, S.E., M.S.E., M.Sc., Ph.D., Rektor Universitas Bina Bangsa Prof. Dr. Bambang D. Suseno, M.M., jajaran pimpinan universitas, dosen pembimbing lapangan, panitia pelaksana, serta seluruh mahasiswa peserta KKM Tahun 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Bina Bangsa, serta penyampaian laporan kesiapan pelaksanaan KKM oleh Ketua Pelaksana KKM sekaligus Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Bangsa, Dr. Encep Saifulloh.

Dalam laporannya, Dr. Encep Saifulloh menyampaikan bahwa seluruh mahasiswa peserta KKM telah mengikuti berbagai pembekalan sebelum diterjunkan ke lokasi masing-masing. Pembekalan tersebut mencakup etika bermasyarakat, penyusunan program kerja, administrasi KKM, hingga kemampuan mengidentifikasi potensi dan kebutuhan masyarakat di wilayah penugasan.

“Mahasiswa diharapkan mampu menyusun dan melaksanakan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat yang nyata, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Lebih lanjut, LPPM Universitas Bina Bangsa berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah, sekaligus menjadi sarana pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa.

Sementara itu, Rektor Universitas Bina Bangsa, Prof. Dr. Bambang D. Suseno, M.M., menegaskan bahwa Kuliah Kerja Mahasiswa merupakan bagian penting dari proses pendidikan tinggi yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat.

Menurutnya, KKM bukan hanya sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang mampu membentuk karakter, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memperkuat kepemimpinan, membangun kerja sama tim, serta melatih kemampuan mahasiswa dalam beradaptasi dengan berbagai dinamika sosial yang ada di lapangan.

“KKM menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata. Keberhasilan KKM tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membangun kolaborasi dan menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Rektor juga berpesan agar seluruh peserta KKM senantiasa menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, dan etika selama menjalankan pengabdian. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, pemerintah desa maupun kelurahan, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga.

Pada pelaksanaan KKM Tahun 2026 ini, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program yang disusun berdasarkan hasil observasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat di lokasi penempatan masing-masing. Program-program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, ekonomi lokal, sosial budaya, lingkungan hidup, tata kelola pemerintahan desa/kelurahan, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

KKM Universitas Bina Bangsa Tahun 2026 mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Inovasi Pendidikan, Ekonomi Lokal, Sosial Budaya, Lingkungan, dan Tata Kelola Desa/Kelurahan Menuju Desa/Kelurahan Berdampak.”

Tema tersebut mencerminkan komitmen Universitas Bina Bangsa dalam menghadirkan program pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan masyarakat serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Melalui program KKM ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman berharga yang dapat memperkuat kompetensi kepemimpinan, komunikasi, pemecahan masalah, dan kerja sama tim sebagai bekal menghadapi dunia kerja di masa depan. Di sisi lain, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi mitra pembangunan yang aktif, inovatif, dan solutif dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

Ketua Kelompok 34 KKM Universitas Bina Bangsa, Ridho Pratama, menyampaikan bahwa pelaksanaan KKM menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus mengabdi kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan KKM bukan hanya sekadar menjalankan kewajiban akademik, melainkan sarana untuk memahami kehidupan sosial secara langsung serta mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Melalui KKM ini kami ingin hadir sebagai bagian dari masyarakat. Kami tidak hanya datang untuk menjalankan program kerja, tetapi juga untuk belajar, mendengar, dan berkolaborasi bersama warga dalam menciptakan kegiatan yang bermanfaat. Harapan kami, setiap program yang dilaksanakan mampu memberikan dampak positif serta meninggalkan nilai kebermanfaatan yang dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Kendayakan,” ujar Ridho Pratama.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan KKM tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana, melainkan dari sejauh mana program tersebut mampu memberikan manfaat nyata dan membangun hubungan yang baik antara mahasiswa dengan masyarakat.

Melalui program KKM ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman berharga yang dapat memperkuat kompetensi kepemimpinan, komunikasi, pemecahan masalah, dan kerja sama tim sebagai bekal menghadapi dunia kerja di masa depan. Di sisi lain, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi mitra pembangunan yang aktif, inovatif, dan solutif dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

Prosesi pelepasan peserta KKM secara simbolis menandai dimulainya pengabdian mahasiswa Universitas Bina Bangsa Tahun 2026. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, seluruh peserta diharapkan mampu menghadirkan program-program yang inovatif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah penugasannya masing-masing. (Wie)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis komentar

Berita Terbaru

Back to Top