Selasa, 12 Mei 2026

Kepala Rutan Manna Tinjau SAE, Pastikan Pembangunan Kolam Perikanan Dukung Program Aksi Ketahanan Pangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Bengkulu // GebrakNasional.com - Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si., didampingi Kasubsi Pengelolaan, Hastomo Arbi, S.E., beserta Staf Rutan Manna melaksanakan peninjauan langsung ke area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Selasa (12/05/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut difokuskan pada perawatan dan pembangunan kolam guna pengelolaan perikanan dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi bagian dari 15 aksi strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Dalam peninjauan ini, Ka Rutan Manna melakukan kontrol langsung terhadap kondisi fisik bangunan dan fasilitas SAE yang sedang dalam tahap pembangunan. Selain itu, Hannibal juga memastikan perkembangan pembangunan atau renovasi kolam budidaya perikanan yang lama menjadi kolam budidaya yang lebih modern dan lebih kompleks.

Tidak hanya sektor perikanan, Ka Rutan juga meninjau lahan untuk perkebunan dan pertanian, area peternakan, kolam bioflok, serta fasilitas penunjang edukasi bagi warga binaan pemasyarakatan. Pada kesempatan tersebut, Hannibal berdialog langsung dengan petugas pengelola dan WBP yang bertugas di SAE untuk menyerap kendala serta masukan di lapangan.

“SAE ini merupakan program prioritas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mendukung pembinaan kemandirian sekaligus implementasi 15 aksi strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ini bukan sekadar kebun atau kolam, tapi sarana asimilasi dan edukasi nyata serta wujud dukungan Rutan Manna terhadap program ketahanan pangan nasional,” tegas Hannibal.

Lebih lanjut, Ka Rutan Manna memberikan arahan terkait optimalisasi pemanfaatan SAE sebagai wadah pembinaan kemandirian dan edukasi WBP. “Pastikan perawatan rutin, catat perkembangannya, dan libatkan WBP secara produktif. Target kita jelas: WBP punya skill saat bebas nanti dan kita ikut berkontribusi untuk ketahanan pangan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, terpantau progres pembangunan dan perawatan SAE secara langsung oleh pimpinan. Teridentifikasi pula kebutuhan sarana prasarana penunjang SAE, khususnya lahan perkebunan dan pertanian untuk program ketahanan pangan yang perlu dioptimalkan.

Peninjauan ini juga berhasil meningkatkan motivasi petugas pengelola dan warga binaan yang bertugas di SAE. Komitmen bersama pun tercipta untuk menjadikan SAE sebagai sentra pembinaan kemandirian yang produktif, berkelanjutan, dan mendukung program ketahanan pangan dalam 15 aksi strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman dan kondusif.

(Wie)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis komentar

Berita Terbaru

Back to Top