Cilegon // GebrakNasional.com - Menjelang arus mudik Lebaran tahun 2026, Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga S.H S.IK M.S.I,didampingi Wakapolres Cilegon Kompol M. Ridzky Salatun, Kabag Ops AKP Chairul Anam, Kabag Logistik AKP Sudibyo Wardoyo, Kasi Propam AKP Heri Susanto dan Kasat Lantas AKP Ridwan Koto melakukan peninjauan langsung kesiapan pembangunan Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan). Senin malam,9/3/26
Menurut Kapolres Cilegon Langkah ini bertujuan untuk memastikan sarana, prasarana, serta personel siap memberikan pelayanan dan keamanan maksimal bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran dari pulau Jawa menuju pulau Sumatra dan sebaliknya agar berjalan lancar "Mudik Aman keluarga bahagia".
Adapun yang ditinjau dan pengecekan
sarana Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan seperti tenda, kelistrikan, ruang istirahat pemudik, dan fasilitas kesehatan dan toilet.
Pengecekan pos pengamanan dan pos pelayanan oleh Kapolres Cilegon berserta pejabat utama Polres Cilegon dimulai pada hari Senin 9 Maret sore jam 16.00 sampai hari Selasa 10 Maret 2026 dinihari,
Pada kegiatan pengecekan tidak hanya di pos, tetapi juga memantau langsung arus lalu lintas di jalur mudik arteri, jalur rawan macet, dan rawan kecelakaan.
Lokasi Pos Pam yang ditinjau Kapolres, yakni Pos Pam Cilegon dekat perumahan Rakata, Pos Pam Ciwandan, Pos Pelindo Ciwandan, Pas Pam Gerem, Pos Pam Pelabuhan ASDP Merak dan Pos Pelabuhan Bandar Bakau Jaya atau BBJ.
Dalam rangka pengamanan Lebaran 2026,
Kapolres Cilegon menyamaikan, pihaknya menyiapkan total 16 pos yang tersebar di sejumlah titik strategis. Rinciannya, 13 pos pengamanan, dua pos pelayanan, dan satu pos terpadu."jelasnya.
"Dalam rangka pengamanan operasi Lebaran 2026 ini, kami siapkan 13 pos keamanan, dua pos pelayanan dan satu pos terpadu," jelasnya.
Kapolres Cilegon menerangkan, pos pengamanan difungsikan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik, khususnya kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas di jalur utama maupun jalur alternatif.
Sementara itu, pos pelayanan disiapkan untuk memberikan fasilitas kepada pemudik apabila mengalami hambatan di perjalanan, baik gangguan kendaraan maupun kondisi kesehatan.
"Pos pelayanan memberikan fasilitas apabila ada kendaraan roda dua dan roda empat yang mengalami hambatan," terangnya.
Adapun pos terpadu akan diisi oleh personel gabungan lintas sektoral, mulai dari TNI, pemerintah daerah, dinas terkait hingga instansi pendukung lainnya untuk memperkuat pengamanan secara menyeluruh.
Kami menghimbau kepada masyarakat kota Cilegon ,apabila menemukan atau mengalami gangguan Kamtibmas segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat atau ke Call Center 110 Polres Cilegon.
(Wie)
Tidak ada komentar:
Tulis komentar